Drone Aerial Mapping Demi Sukses di Masa Mendatang

SEIRING dengan semakin maju dan canggihnya zaman saat ini, perusahaan kami pun tak mau tertinggal memanfaatkan teknologi tersebut yang salah satunya adalah menggunakan drone. Secara umum, drone merupakan suatu kendaraan udara yang berbentuk seperti pesawat terbang atau helikopter yang dioperasikan tanpa menggunakan awak atau pilot dan dilengkapi dengan alat perekam atau foto. Kalau awalnya drone merupakan fasilitas yang hanya digunakan oleh pihak militer maupun pemerintah, kini juga ambil bagian dari pekerjaan di perusahaan-perusahaan.

Hampir semua perusahaan besar di Indonesia sudah menggunakan alat ini dan kami pun tak ingin tertinggal untuk melakukan hal yang sama. Karena itulah, selama tiga hari pada tanggal 9, 10 dan 11 Mei 2018 lalu kami menggelar pelatihan yang disebut Drone Aerial Mapping,

Masing-masing perusahaan di bawah PT Bara Kumala Grup yaitu PT Aditama Energi, PT Sinet dan PT Bara Kumala juga perwakilan dari PT Sinar Kumala Naga mengikuti pelatihan ini yang juga disebut Pelatihan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) alias wahana pesawat tanpa awak yang merupakan salah satu media untuk pemetaan yang banyak digunakan untuk keperluan survei dan pemetaan.

Jaka Prahasta dan Yudhi Permana, dua instruktur dari CV Division Aero Bandung, Jawa Barat, yang bergerak di bidang jasa dan barang kedirgantaraan, kami datangkan untuk berbagi pengalaman pada pelatihan ini.  “Dengan drone selain mempermudah saat mengambil foto dan video yang bagus, juga mempermudah dalam pembuatan peta terutama untuk topografi atau pemetaan lahan,” jelas Jaka kepada peserta pelatihan.

Hari pertama Rabu, 9 Mei, pelatihan berlangsung di kantor utama kami, Jalan Pangeran Antasari 11, Samarinda yang lebih fokus pada pengenalan drone tersebut dan dilanjut dengan sedikit praktek di halaman kantor.

Selanjutnya praktek lapangan kami laksanakan di tambang pada Kamis, 10 Mei di FOX 5 areal PT Sinar Kumala Naga. Cuaca mendukung kami untuk mengoperasikan drone dengan terlebih dulu menentukan titik-titik pemetaan. Hanya berlangsung sekitar dua jam, cuaca berubah menjadi hujan membuat praktek lapangan haru segera kami sudahi.

Hari terakhir pada Jumat, 11 Mei, hasil praktek lapangan kami bawa ke ruang rapat untuk melihat mapping atau pemetaan areal lahan dan hasilnya sangat memuaskan. Instruktur yang memberikan pelatihan kepada kami pun merasa senang karena peserta bisa mengimpelemtasikan dengan cepat yang didapat. Selanjutnya kami akan terus mengasah kemampuan menggunakan drone ini yang muaranya untuk memudahkan operasional kerja dan kesuksesan perusahaan di masa mendatang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *